You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Sukadami
Logo Desa Sukadami
Desa Sukadami

Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Provinsi Jawa Barat

Selamat datang di Website Resmi Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kab. Bekasi! Pelayanan administrasi kami buka Senin - Jumat, pukul 08.00 - 15.00 WIB, dengan waktu istirahat pukul 12.00 - 13.00 WIB. Pelayanan Administrasi

Arti Nama-nama Kampung di Desa Sukadami

Administrator 09 Januari 2025 Dibaca 1.464 Kali
  1. Cijambe (Sunda), Ci + JambéJambé (Sunda), memiliki arti 'pohon/buah pinang' dalam bahasa Indonesia. Areca catechu, tumbuhan berumpun, berbatang lurus seperti lilin, tangkai daun yang melekat pada batang berbentuk seperti lembaran kulit, buah yang tua berwarna kuning kemerah-merahan untuk kawan makan sirih dan sebagainya (KBBI).
  2. Gempol (Sunda). Pada zaman dulu, di sekitar kampung tersebut banyak dijumpai pohon gempol. Pohon gempol atau Nauclea coadunata, adalah tumbuhan yang buahnya majemuk, lebat, daunnya lebar berpasangan, berbentuk bulat telur atau jorong, tinggi pohon mencapai 35 m, diameter 0,5 m (KBBI).
  3. Kandang Roda, dulu kampung ini merupakan tempat menyimpan gerobak/roda yang digunakan untuk mengangkut hasil pertanian/perkebunan (seperti beras, buah-buahan, bambu, dll.) dari daerah pakidulan Kabupaten Bekasi (sekitar Cibarusah) guna diperjualbelikan di Pasar Cikarang. Biasanya pengangkutan berlangsung pada dini hari hingga menjelang subuh, agar saat pagi hari sudah tiba di Pasar Cikarang.
  4. Kebon Kopi, diperkirakan di sekitar kampung ini dulunya terdapat perkebunan kopi atau pernah dibudidayakan tanaman kopi di sana.
  5. Nagrak (Sunda), kata nagrak artinya sama dengan nagrég atau nagrog. Menurut Rd. Satjadibrata dalam Kamus Basa Sunda, kata nagrak memiliki arti: “tumerap kana tanah nu tuhur sarta angar”. (Kata nagrak diterapkan untuk tanah yang kering dan kurang subur).
  6. Serang (Sunda), memiliki arti 'sawah' dalam bahasa Indonesia. Serang Kolot: Kampung Serang yang paling tua. Kolot (Sunda) = Tua (Indonesia). Serang Kongsi: Kampung Serang yang terdapat perusahaan/pengusaha/pedagang. Kongsi = persekutuan dagang/perseroan/perkumpulan/kantor tuan tanah (KBBI). Serang Kota: Kampung Serang yang paling ramai, seperti di kota.
Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.734.228.356,00 Rp 6.770.811.055,00
25.61%
Belanja
Rp 1.757.137.326,00 Rp 7.167.284.592,00
24.52%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 396.473.537,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 36.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 224.073.600,00 Rp 373.456.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 476.096.140,00 Rp 3.564.126.800,00
13.36%
Alokasi Dana Desa
Rp 851.542.884,00 Rp 2.562.468.000,00
33.23%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 40.000.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 928.332,00 Rp 13.172.855,00
7.05%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 181.587.400,00 Rp 181.587.400,00
100%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 1.567.817.326,00 Rp 5.371.996.012,00
29.19%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 124.340.000,00 Rp 881.610.000,00
14.1%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 64.980.000,00 Rp 607.122.471,00
10.7%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 0,00 Rp 206.300.000,00
0%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 0,00 Rp 100.256.109,00
0%